Hati-hati! Itulah Dampak Menunda Ganti Oli Mesin!

Ganti Oli


Biasanya, penggantian oli mesin memiliki aturan tertentu, misalnya setiap dua bulan sekali atau setiap 3.000 kilometer.

Autos.id – Mengganti oli mesin sangat penting karena jika melihat panduan di manual kendaraan, rata-rata pabrikan menyarankan untuk mengganti oli mesin setiap dua bulan atau 3.000 kilometer.

Seperti halnya tubuh manusia, mesin sepeda motor juga bisa mengalami penurunan performa sehingga perlu perawatan rutin, salah satunya dengan mengganti pelumas atau oli secara berkala.

Saluran oli mesin

Saluran oli mesin

Menurut berbagai sumber, saat mesin hidup maka terjadi kontak. Dan minyak diperlukan sebagai cairan pelican untuk meminimalkan gesekan.

Kemudian muncul pertanyaan apa yang akan terjadi jika oli tidak diganti. Jadi ketika terjadi kontak seperti yang sudah disebutkan tadi, oli sebagai pelumas bisa meningkatkan performa mesin, sedangkan jika oli tidak diganti secara rutin, efeknya bisa panas, piston bisa rusak atau cylinder liner akan terkikis.

Jika liner silinder telah terkikis, daya yang dihasilkan akan jauh berkurang karena hilangnya kompresi.

Ilustrasi ganti oli sepeda motor

Ilustrasi ganti oli sepeda motor

Kemudian, kebiasaan jarang mengganti oli bisa menambah kerusakan mesin yang lebih parah. Karena itu, jika ini terjadi, akan mahal untuk memperbaikinya.

Bahkan tidak menutup kemungkinan mesin mengalami kegagalan mesin, yang semakin menambah biaya dan waktu yang terbuang. Oleh karena itu, jangan remehkan mengganti oli mesin secara rutin dan ikuti panduan yang sudah ada.



Source link

Tinggalkan Balasan
You May Also Like