Tips berhijab saat cuaca panas

5 Tips berhijab saat cuaca panas dan terik, Biar gak gerah dan berkeringat

Wonglampung – 5 Tips berhijab cuaca panas dan terik, Biar gak gerah dan berkeringat. Indonesia merupakan negara tropis, dimana hanya ada musim panas dan musim hujan saja. Bukan hanya saat musim saja, saat musim panas pun kita harus pintar memilih masalah penampilah. Terutama buat kamu nih para cewek.

Bagi kamu yang suka menutup aurat dengan menggunakan hijab, kamu harus pintar dalam memilih penampilan. Seperti halnya material bahan, model. hingga warna dari hijab yang kamu kenakan.

Hal ini bertujuan untuk mengantisipasi saat musim panas, karena cuaca akan menyebabkan kamu merasa gerah dan lembab apalagi jika terkena terik matahari secara langsung.

Nah penasaran sama tipsnya ? Berikut tips berhijab cuaca terik yang bisa kamu coba.

Tips berhijab saat cuaca panas dan terik

1. Gunakan bahan yang tepat

Jangan terlalu fokus pada model dan motif dari hijab kamu, yang terpenting adalah apa bahan kain yang digunakan pada jilbab kamu. Oleh karena itu, hindari pemakaian motif cantik dan berbahan tebal, serta jangan memaksakan diri untuk memakai hijab dengan kain yang panas dan tidak menyerab keringat.

Sebagai contoh kain yang harus kamu hindari diantaranya adalah, bahan rayon, sifon, atau satin. Namun pilihlan bahan seperti kain katun, poliester, viole, linen atau sutra. yang dimana bahan kain ini akan membuat kamu merasa sejuk saat dikenakan. Selain sejuk kamu juga akan merasa nyaman, tidak panas, dapat menyerap keringat, dan lembut saat cuaca terik sekalipun.

2. Kenakan model hijab yang simple

Cuaca panas dan terik matahari dapat menyebabkan suhu tubuh kamu akan cepat panas, Oleh karena itu hindarilah mengenakan model hijab yang rumit. Namun cukup untuk mengenakan model hijab yang simpel, mudah, dan tidak mengganggu aktifitas kamu.

Misalnya, saat berwudu cukup cukup menggunakan hijab dengan model segi empat saja. Selain itu hindari juga pemakaian aksesoris yang berlebihan agar bisa memudahkan kamu saat memakai hijab dan bertujuan untuk menambah beban berat pada kepala kamu.

3. Hindari penggunaan warna hitam

Saat cuaca terik, sebaiknya hindari penggunaan warna hitam, biru gelap, dan warna gelap lainnya. Paslanya warna gelap atau hitam merupakan warna yang dapat menghantar panas secara cepat. Namun, gunakanlah warna yang terang seperti putih atau warna terang lainnya. Sebab warna putih atau terang dapat memantulkan panas matahari.

4. Keringkan rambut sebelum berhijab

Soal rambut, sebisa mungkin untuk mengerikannya terlebih dahulu sebelum berhijab. Pastikan rambut dalam keadaan kering ketika mekakaikan kerudung, pasalnya rambut yang basah atau lembap dapat membuat tubuh kamu gerah saat beraktivitas di saat siang hari, apalagi disaat cuaca sangat terik.

5. Pakai aksesoris tambahan seperti topi

Jika kamu tidak tahan saat terkena matahari terik dan menyengat, kamu bisa memakai aksesoris tambahan seperti topi. Memakai topi saat berhijab kelihatan kece ko. Namun yang pasti penggunaan topi dapat menhindarkan kamu dari paparan sinar matahari secara langsung.

Akhir Kata

Nah itu dia ulasan singkat mengenai tips memakai hijab saat cuaca panas dan terik, semoga artikei kali bisa bermanfaat bagi pembaca, terkhusus bagi kamu seorang hijaber.

Berhijab juga selain berfungsi sebagai penutup aurat, berhijab juga sangat di anjurkan dan merupakan kewajiban wanita muslimah. Tentunya banyak manfaat yang bisa kamu dapatkan di anatarnya. Menutup aurat, Mencegah dari paparan matahari, mencegah terjadinya kanker kulit, menjaga kesehatan pada rambut, serta memberikan kesan baik pada pemakainya.

Tinggalkan komentar